IHSG Dibuka pada Dua Zona, Rupiah di Posisi 15.190 per Dolar AS

Liputan6.com, Jakarta Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menguat mengawali hari di pekan ini. Adapun posisi rupiah berada di kisaran 15.190 per Dolar Amerika Serikat (AS).

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Senin (8/10/2018), IHSG merosot 3,23 poin atau 0,06 persen ke posisi 5.728,6.

Kemudian pada pembukaan pukul 09.00 WIB, tekanan IHSG berakhir. IHSG menguat 4,5 poin atau 0,08 persen ke posisi 5.730,45.

Indeks saham LQ45 juga menghijau ke posisi 898,58. Hampir seluruh indeks saham acuan menguat.

Adapun sebanyak 94 saham menguat sehingga mendoorong IHSG. Kemudian 34 saham melemah dan 112 saham diam di tempat.

Pada hari ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 5.748,2 dan terendah 5.728,6.

Total frekuensi perdagangan saham 5.277 kali dengan volume perdagangan saham 395,2 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 131,4 miliar.

Investor asing lepas saham Rp 13,61 miliar di total pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke posisi 15.190.

Sektor saham yang menguat antara lain saham konsumis yanng naik 0,74 persen. Kemudian saham manufaktur sebesar 0,48 persen dan saham keuangan sebesar 0,19 persen.

Sementara yang melemah antara lain, sektor saham infrastruktur turun 0,29 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Sektor saham aneka industri melemah 0,20 persen dan sektor saham perdagangan tergelincir 0,02 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham KPAS mendaki 24,65 persen ke posisi Rp 354 per saham, saham SURE menanjak 24,43 persen ke posisi Rp 326 per saham, dan saham NIKL menanjak 9,16 persen ke posisi Rp 4.050 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham BPTR merosot 6,19 persen ke posisi Rp 91 per saham, saham PKPK turun 4,26 persen ke posisi Rp 135 per saham, dan saham ABBA merosot 3,70 persen ke posisi Rp 130 per saham.

* Update Terkini Asian Para Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru di Sini.